• Menu Blog

    SITEMAP

    open all | close all

    POPULAR POST

    • Mengatasi Suara Mikrofon yang kecil di Laptop Saat Zoom
    • Blog viola.id release versi Androidnya
    • Mamuju Sulawesi Barat
    • Pabrik Baja
    • Syukur

    15 March 2009

    Bahasa Surabaya Itu Kasar

    Tag Pengalamanku
    15
    comments
    Tweet It
    Share This
    Jangan Cepat Menilai Orang dari Gaya Bahasanya.

    Dialog orang Surabaya memang terdengar sangat kasar dan keras, itu saya buktikan sendiri setelah 4 tahun lebih menetap di Surabaya. Mulanya saya sebagai orang jawa, sangat risih mendengar kata - kata kasar seperti Jancuk misalnya. Namun dibalik semua itu saya merasakan rasa keakraban dalam kata - kata yang diucapkan. Walaupun bahasanya kasar tetapi sebagian besar orang Surabaya itu baik hati, Coba lihat percakapan dari video disini!. Saya juga awalnya heran mendengar kata Jancuk sebagai panggilan yang penuh ke akraban. Namun setelah tahu, ya memang seperti panggilan keakraban saja.
    Ya.. Bahasa Suroboyan ini memang cenderung apa adanya dan simple.... Dalam mengucapkan kata-kata sehingga membentuk kalimat orang Surabaya terkesan efisien.. Mereka tidak membutuhkan banyak kata untuk mendeskripsikan sesuatu hal atau keinginan mereka, tak heran pula kalau orang Surabaya sedikit gagap jika disuruh mendeskripsikan tentang suatu hal apalagi menggunakan berbahasa Indonesia
    Dalam bahasa Surabaya sering didapati kata-kata kasar seperti ini dancuk, jancuk, jancok, cuk, taek, jangkrik, matamu, damput,asu dan lain-lain. Serangkaian kata-kata kotor itu pada penggunaan bahasa Jawa secara umum dipandang orang sebagai kata-kata yang kasar, saru dan kotor. Normalnya, kata-kata tersebut dipakai untuk memarahi dan membenci seseorang. Akan tetapi untuk masyarakat Surabaya kata-kata ini digunakan dalam situasi penuh keakraban, terutama kata dancuk, diamput, dan jangkrik (sebagai pengganti kata panggil, misalnya mas atau mbak.. menjadi cuk atau jancuk). Misalnya, "Yoopo kabarmu, cuk" normalnya adalah seperti ini "Bagaimana kabarmu, mas?". Serta orang yang diajak bicara tersebut seharusnya tidak marah, karena percakapan tersebut diselingi dengan canda tawa penuh keakraban dan berjabat tangan dong... Hehehehe....

    Tulisan ini banyak diambil diri blognya mas anang
    By Ciput Mardianto di March 15, 2009
    Label: Pengalamanku

    15 comments:

    1. AnonymousMarch 15, 2009 at 9:06 PM

      iya.. jgn nilai orang dari luarnya aja.. siapa tau emang bawaan dari orok ya seperti itu, tp sebenernya niat juga hatinya baik & tulus.. tul ga?

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    2. AnonymousMarch 16, 2009 at 9:07 AM

      betul mas, kalau lain daerah memang lain penerimaan kasar halusnya bahasa, ya disesuaikan saja lah, hehe

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    3. AnonymousMarch 16, 2009 at 11:23 AM

      sip2

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    4. AnonymousMarch 19, 2009 at 12:44 AM

      emang ya surabay terkenal dengan Jancuk-nya

      -eRos----

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    5. AnonymousMarch 19, 2009 at 10:34 PM

      kalo di tempatku sono, jancuk itu diucapkan org yg lagi misuh-misuh :P

      apa kabar ?

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    6. AnonymousMarch 20, 2009 at 6:35 PM

      hahaha!!
      adikku yang kuliah di ITS pulang dengan membawa file kartun buatan orang Surabaya.
      Misuh2nya itu loh yang aku dengan polosnya bertanya, arti yang ini apa? yang itu apa? kok ada hitungan setiap kali kata itu diucapkan?
      Oooh, ternyata sama deh, orang surabaya itu bahasanya mungkin memang kasar, tapi hatinya baik.

      tai itu sih katanya, abis aku sendiri jarang gaul ma orang surabaya sih :P

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    7. AnonymousMarch 22, 2009 at 8:08 PM

      ciput.. ijin pasang link ya..!!

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    8. AnonymousMarch 23, 2009 at 8:41 PM

      wah, postingan ini harusnya rated 17+ hehehe... .

      jancok koen put!!!

      hahahah... .

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    9. AnonymousMarch 24, 2009 at 8:52 PM

      Bahasa Batak kayaknya terdengar lebih kasar lagi mas. Karena nadanya seperti orang marah2 dan berantem kalau yang ngobrol banyak.

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    10. alhakimMarch 30, 2009 at 10:41 AM

      Dulu pertama kali ke surabaya juga gitu bro,.. kok ngomong jan*** biasa banget ya? seperti salam persahabatan aja :) bahkan ada yang mlesetin jadi Jadilah ANak Cerdas Ulet dan Kreatif ada ada saja:)

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    11. AnonymousApril 5, 2009 at 3:26 PM

      kon eroh T*** put???
      koyo raimu...
      hahahaha...
      pis ah

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    12. AnonymousNovember 7, 2011 at 9:01 PM

      juancok, iki sing bener. :)

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    13. AnonymousNovember 8, 2011 at 1:02 AM

      wkwkwk..

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    14. AnonymousDecember 1, 2011 at 12:18 AM

      yo opo sing dr Hati metune dari mulut..

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    15. AnonymousJanuary 20, 2012 at 9:47 AM

      JUANCUK...

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    Add comment
    Load more...

    Subscribe to: Post Comments (Atom)