• Menu Blog

    SITEMAP

    open all | close all

    POPULAR POST

    • Mengatasi Suara Mikrofon yang kecil di Laptop Saat Zoom
    • Blog viola.id release versi Androidnya
    • Mamuju Sulawesi Barat
    • Pabrik Baja
    • Syukur

    30 August 2014

    Jika ini dipahami, kita tak pernah kalah

    Tag Inspirasi
    7
    comments
    Tweet It
    Share This
    Apakah daun yang mengering jatuh dari pohon merasa kalah oleh kondisi luar seperti musim panas atau dinginnya salju ?
    Kemudian pohon yang masih berdiri tegak itu berbisik pada daun yang akan jatuh ketanah itu : "Ini adalah siklus kehidupan. Mungkin saja engkau berpikir kamu akan mati, namun kamu itu tumbuh menyatu denganku, karena jasa-jasamu aku bisa berfotosintesis mendapatkan makanan dan hidup. Selain itu engkau juga selalu memberi teduh para pejalan kaki saat meraka meneduh karena hujan, atau panas. Kita ini adalah satu".

    Sebuah peristiwa lain dialami seorang laki-laki pendaki gunung, apakah pendaki gunung itu merasa kalah pada saat : ia menemukan sebuah gunung, kemudian saat pendakian alam menyelimuti puncak gunung itu dengan awal tebal disertai badai? Kemudian laki-laki itu menjawab :"Kamu tidak mengingingkan aku mendaki saat ini, tapi cuaca akan berubah, suatu hari, aku akan kembali untuk berdiri di puncak, sementara ini tunggulah kedatanganku kembali."
    Alam itu tidak mengenal kalah atau menang
    Apakah seseorang yang ditolak pada cinta pertamanya, menyatakan bahwa cinta itu tidak ada? kemudian lelaki muda itu berkata pada dirinya sendiri: "Saya akan menemukan seseorang yang lebih baik yang mampu untuk mengerti apa yang saya rasakan. Dan aku akan berbahagia dalam hari-hari saya"
    Dalam siklus kehidupan tidak ada sesuatu yang disebut Kemenangan atau Kekalahan; yang ada hanyalah perubahan dan kekalahan itu terjadi hanya bila berhenti dalam siklus, menyerah dalam berikhtiar.
    Seperti halnya saat alam mengalami musim dingin, cuaca dingin yang berat selama beberapa waktu namun pada akhirnya mendapat konsekuensi indah saat musim semi datang. Begitu juga saat musim panas datang, matahari menghangatkan seisi bumi, namun pada akhirnya musim gugur akan datang juga. Kalau di Indonesia hanya dua musim saja ya.

    Saat rusa memakan rumput dan kemudian ganti dimakan Singa. Hal ini bukan masalah siapa yang paling kuat, namun bagaimana tuhan menunjukkan caranya menunjukkan siklus kehidupan. Dan dalam siklus kehidupan tidak ada pemenang akau yang kalah; hanya sebagai bagian yang harus dilalui. (Tulisan diatas dinukilkan dari karya Paulo Coelho - Manuscript found in accra).
    By Ciput Mardianto di August 30, 2014
    Label: Inspirasi

    7 comments:

    1. Dunia ElyAugust 30, 2014 at 4:06 PM

      jadi ingat siklus kehidupan didesa dongeng sini

      ReplyDelete
      Replies
      1. Ciput MardiantoAugust 30, 2014 at 10:41 PM

        Kalau di Negeri dongeng sana Ada empat musim ya mbak

        Delete
        Replies
          Reply
      2. Reply
    2. Ciput MardiantoAugust 30, 2014 at 10:39 PM

      Itu luar biasa sekali pak is

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    3. Yos BedaSeptember 2, 2014 at 4:20 PM

      Sepakat mas,menurut saya pemenang sejati adalah mereka yang selalu bisa bersyukur sepanjang waktu :)

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    4. ciputSeptember 3, 2014 at 2:29 PM

      Super sekali bang yos

      ReplyDelete
      Replies
        Reply
    5. VonySeptember 7, 2014 at 10:25 PM

      Pembukanya mengingatkan pada suatu novel

      ReplyDelete
      Replies
      1. ciputSeptember 8, 2014 at 12:08 PM

        Betul sekali, ini dicuplik dari Manuscript Found in accra

        Delete
        Replies
          Reply
      2. Reply
    Add comment
    Load more...

    Subscribe to: Post Comments (Atom)